Rabu, 21 Agustus 2013

Galau Maker


Haloha storylicious, apa kareba? Baji-baji noh? -_- *apaartinya?* *lupakan* sekarang cewek yang hobby ngarang cerita (baca: bohong) yg absurd ini lagi galau segalau-galaunya orang galau tau nech. Gimana nggak galau coba, uang kuliah belom kebayar, THR sama GAJI udah abis tapi kebutuhan masih banyaaaak banget -_- oke lupakan! Bukan itu yang mau gue ceritain :D tapi tentang 5 cowok yang ngedeketin gue dan bikin gue galau..lau..lau..lau...

Yang pertama, sebut aja Joko! (bukan nama asli)
Cowok yg secara fisik sama sekali nggak menarik, tapiiiii.... jago banget main alat musik dan gue itu paling nggak bisa nolak musisi :'( dia kayaknya tau banget kelemahan gue makanya setiap malem dia ngirimin gue VoiceNote akustikan dia main gitar gitu hwaaaaa :'( and finally dia 'nembak' gue. Gue sih sebenernya udah lama kenalan sama dianya, dari gue masih ingusan dan suka main becek-becekan, tapi dulu gue gak mikir kearah sana karena dia gue anggep 'kakak' aja. Udah lamaaaaa banget gak ketemu terus ketemu lagi dah kemarenan terus mulai kontekan lagi, nah disitulah dia nembak gue. Tapi dia dapet tugas ngajar gitu dah di pulau yg jauuuh sekali. Alasan itu juga yg bikin gue nolak dia. HAHA

Yang kedua, sebut aja Nando! (Hampir deket sama nama asli)
Dia cowok batak yang bataknya batak abis. Awal kenalannya gara-gara ke-sotoyan gue dan SKSD gue yang keparahan! Nama dia mirip banget sama kakak kelas gue waktu SMP orang batak juga tapi gue lupa marganya apa. Awalnya dia minta kontak gue karena gue pikir ini kakak kelas gue yaudah gue kasih aja, pas gue tanya ternyata dia bukan kakak kelas gue dan dengan PDnya gue manggil dia kakak padahal dia se-angkatan sama gue -_- ya emang sih umur kita beda setahun karena dia sekolahnya telat tapi kan tetep aja gue malu kan, orang se-angkatan gitu manggil kakak -_- tapi dia tuh baiknya minta maap deh, cuma kadang nggak jelas gitu. Gue suka Nando yang ditelepon atau pas ketemuan, kalau Nando yg di bm mah lebay -_- wkwk tapi tapi tapi karena dia bataknya batak banget pas ketemuan sama nyokap nyambung banget gitu -_- tapi (lagi) sampe sekarang dia nggak nembak gue dan bikin gue galau mulu -_- terus yah dia sering pasang DP foto cewek, dan gue tiba-tiba ngerasa kalau yg dia panggil “Calon Hasian” (Hasian : sayang / pacar) itu bukan cuma gue -_- *okelupakansajadia!* moveeee!!

Yang ketiga, Sebut aja Veri (Jauh banget dari nama asli)
Dia juga cowok batak dan kenal sama Nando, batak sih tapi nggak se-batak Nando. Orangnya asik, seru, bisa diajak bodoh dan gak selebay Nando. Kalau mau gue banding-bandingin sih Veri jauh banget asiknya sama Nando yang autis. Veri tuh lumayan cakep, badannya kurus-kurus tinggi gitu beda sama Nando yg agak gemuk tapi tinggi, katanya sih bisa main gitar tapi sayangnya dia perokok dan gue benci banget. Ah tapi gimanapun Veri tuh hampir tiap hari ada buat gue dia selalu bilang “semangat dan hati-hati dan juga Jesus Bless You” gue seneng aja tapi sayangnya gue gak terlalu nge-feel dan dia juga kayaknya biasa aja, but at least gue seneng banget bisa kenalan sama dia.

Yang Ke-empat, Abigael (Sama sekali jauh dari nama Asli)
Cowok yg ke-empat ini udah pernah gue tulis di postingan gue sebelumnya. Gue suka sama dia jujur aja, tapi sayangnya dia gak bisa lepas dari ceweknya. Dia juga orang batak tapi karena komunitas batak yg sedikit didaerah rumahnya dan juga dia anak tunggal jadi nggak terlalu batak orangnya. Gue suka ke-pribadiannya yg sangat menyenangkan dan bisa ngerti gue, dia bisa main alat musik dan itu salah satu yg gak bisa gue tolak, manja manja nggak jelas tapi gue suka banget, gak perlu jaga sikap kalau lagi sama dia, asik-asik aja. Dia sering bikin gue senyum-senyum sendiri, sifatnya yg menurut gue lumayan bertanggung jawab dan tau banget cara manjain cewek. Dia pernah bilang dia mau menghabiskan sisa hidup sama gue tapi sampe sekarang dia nggak bisa lepas dari ceweknya, tapi entah kenapa setelah itu gue ngerasa kalau gue cuma suka sama dia dan mungkin nggak bisa lebih.

Yang Ke-lima Herodes (Dia pernah berperan jadi raja Herodes waktu natal sekolah minggu)
Kurus, berkaca mata, jago main alat musik dan juga gamer. Gue suka banget sama cowok yg satu ini, gak terlalu menarik secara fisik tapi kaca matanya yg bikin gue dagdigdug ditambah dia itu seorang Keyboardist tapi bisa main alat musik lain juga sih. Kepribadiannya yg cool, menjaga sikap dan jutek jutek gimana gitu yang bikin gue jadi penasaran juga. Dulu gue deket banget sama dia dan ada sesuatu yg pernah terjadi antara gue dan dia, tapi semuanya berubah karena kebodohan gue. Rencana nonton yg udah dijadwalkan beberapa minggu yg lalu gue batalin karena gue mau pergi nonton sama mantan gue yg masih gue sayang, gue nggak bisa nolak ajakan mantan gue itu karena gue tau nggak bakal ada lagi kesempatan kayak gini. Tapi akhirnya begini, gue harus kehilangan Herodes karena dia menjauh dari gue. Oh iya, Herodes juga pernah bilang kalau dia sayang gue :') tapi kayaknya itu cuma omongan aja, karena nggak ada bukti yang meyakinkan kalau Herodes 'pernah' sayang sama gue :') Nyesel nggak nyesel sih pergi nonton sama mantan gue dan membatalkan pergi sama Herodes, nyeselnya cuma gue jadi ngerasa bersalah sama Herodes dan sekarang Herodes ngejauhin gue.

Jadi itulah 5 pria yang sukses bikin gue galau HAHA, gue sih ada rencana mau jadiin mereka satu terus bikin boyband namanya “GALAU MAKER” wkwk. Gue yakin juga bakal banyak deh cewek-cewek yg bakal jadi galau waktu ngeliat mereka :p Terima Kasih sudah menyempatkan diri untuk membaca postingan gue yang nggak jelas ini. Jangan maki-maki gue please, gue masih galau soalnya :'D HAHA

Selamat Sore Storylicious~

Rabu, 17 Juli 2013

Kebencianku♥♥


Hei, menikahlah denganku” Dia mengeluarkan sebuah cincin berlian yang sangat indah, aku tahu itu pasti sangat mahal.
kenapa kau selalu menolakku? Aku memiliki semua yang kau mau” ucapnya menyombongkan dirinya
Aku tidak mencintamu, Antonius” ucapku
Aku tak perduli kau mencintaiku atau tidak, tapi akan ku pastikan bahwa kau akan menjadi istriku” ucapnya dengan percaya diri
Siapa bilang? Aku tidak akan pernah mau menjadi istrimu Antonius”
Mengapa kau menolak menjadi istriku, huh? Karena pria bodoh itu?”
Felix tidak bodoh Antonius, jaga ucapanmu!”
teruslah kau bela pria itu, dia tak akan menikahimu sampai kapanpun”
Apa maksud ucapanmu?”
kau akan tau segera” Dia menarik tanganku dan mengajakku masuk ke mobilnya.
Setelah hampir 1 jam akhirnya aku tiba dirumah.
Terimakasih telah mengantarkanku pulang” Aku melepas seatbelt, Anton melakukan hal yang sama
Apa yang kau lakukan?”
Aku mau turun, kenapa?”
Kau tak perlu mengantarku sampai ke dalam”
Orang tua ku ada di dalam, ayo cepat turun”
Apa kau bilang? Apa yang orang tuamu lakukan di rumahku?”
Nanti juga kau tau, cepat turun”
Aku bergegas turun ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Saat aku masuk orang tuaku dan orang tua Anton menyambutku dengan ramah
Hai sayang, kau sudah pulang?”
Kenapa rumah kita ramai begini ma?”
Tenanglah, ayo duduk” aku menuruti perintah mamaku
Ini orang tua Anton, mereka datang kemari untuk memintamu menikah dengan Anton”
Apa?” Aku terkejut, pedih sekali mendengar hal tersebut rasanya aku ingin menangis. Dan disana ku lihat Anton tersenyum menang, senyumnya yang paling ku benci
Ada apa? Kau mencintai Anton kan sayang?” tanya mama menatapku penuh harapan
Aku hanya terkejut ma, tentu aku mencintai Anton” Tersenyum pahit dihadapan mama dan mencoba tegar menahan air mataku dihadapan mama.
Kau baik-baik saja kan sayang?” Ucap mama lagi
Aku baik-baik saja ma” Aku tersenyum lagi dihadapan mama, senyum yang bukan dari hatiku
Baiklah acara adat pernikahan akan dilaksanakan besok, jadi siapkan dirimu ya cantik” ucap mama Anton yang terlihat sangat gembira. Aku mengajak Anton keluar
Apa maksudmu dengan semua ini?”
Kan tadi aku sudah bilang, bagaimanapun kau pasti akan menjadi istriku. Aku tau kau menyayangi orang tuamu dan kau tak mau mereka kecewa kan? Satu-satunya cara membahagiakan mereka adalah menikah denganku”
Kau gila Anton!”
Aku memang gila karenamu, sayang” Anton tersenyum manja membuat ku ingin muntah
Sudah takdirmu itu menikah denganku, terimalah! Aku pasti akan menjamin kebahagianmu” dia memelukku, tapi aku mencoba melepaskan tubuhku dari pelukannya
mama memperhatikan kita sayang” bisiknya ke telingaku. Aku membiarkan diriku dipelukannya 'demi mama' dan aku menangis dipelukan Anton, mengapa semua ini terjadi padaku. Aku merasakan Anton membelai rambutku yang membuat aku semakin muak. Akhirnya dia melepaskan aku dari pelukanya
Kau menangis Cassia?” Menatapku
Aku benci kau Antonius!”
Pria yang kau benci ini akan segera menjadi suamimu” dia tersenyum menang aku benci senyumannya, rasanya aku ingin sekali menghajarnya.
Tersenyumlah calon istriku” Aku kembali menangis, menyadari bahwa aku akan segera menjadi istrinya Antonius Nainggolan, Jurnalis muda berbakat dan juga tampan, Pewaris tunggal perusahaan besar milik keluarganya, Pria dengan adat batak yang kuat, Pria idaman orangtua ku, tapi aku tak pernah mencintai dia, aku hanya mencintai Felix.
Aku tak akan pernah mencintaimu. Aku hanya mencintai Felix”
Tapi pada kenyataannya, kau akan menjadi istriku dan Felix hanya akan menjadi masa lalumu”
Tapi aku akan tetap mencintai Felix”
Terserah kau saja, yang penting besok semua orang akan tau bahwa Cassia Hutagalung akan menjadi istriku” Dia tertawa dengan sangat jahat, aku kembali menangis
Kau tau Cassia, kau cantik jika tersenyum. Aku benci melihat kau menangis seperti ini” Dia mencoba menghapus air mata ku.
Aku ingin bertemu dengan Felix” Ucapku menyingkirkan tangannya dari wajahku
Baiklah, akan ku antar kau menemui Felix” Dia mengajak ku pergi.

Saat aku tiba disana, ku lihat Felix duduk di bangku taman membelakangi mobil ini
Aku tunggu kau di mobil, pergi temui dia dan katakan bahwa kau akan menikah denganku” Aku berjalan menemui Felix
Hai Cassia, kau datang” Aku tersenyum dan tanpa berkata-kata lalu aku memeluk Felix, Felix membelai rambutku
Aku sudah mendengar berita pernikanmu”
Kau tau dari mana?” Melepaskan diriku dari pelukannya
Dari calon suamimu, dia memintaku secara halus untuk melepaskanmu”
Dan kau mau melepaskanku begitu saja?”
Awalnya tidak, tapi aku tau ini semua demi kebahagianmu”
Bahagiaku bersamamu Felix”
Tidak Cassia, aku tak mampu memberikan apa yang kau inginkan dan orang tuamu pun tak menyetujui hubungan kita”
Aku mencintaimu Felix”
Aku juga sangat mencintaimu Cassia tapi kita memang harus berakhir walaupun aku tau, aku tak akan mampu tanpamu” Aku melihat air mata Felix yang jatuh, dan aku kembali memeluk Felix
Maafkan aku Cassia aku tak bisa memberikanmu kebahagiaan selama ini, pergilah kau akan bahagia bersama Antonius, aku yakin” ucapnya sambil tersenyum berat.
Felix, aku mencintamu” memeluknya semakin erat
Mulai sekarang berhentilah mencintaiku dan belajarlah mencintai Antonius, dia yang akan menemanimu sampai kau tua nanti” dia melepaskan dirinya dari pelukanku
Pergilah Cassia, Antonius menunggumu” ucapnya lagi sambil tersenyum berat
Aku tak ingin pergi” Meneteskan air mataku
Tapi kau harus pergi Cassia” Dia tersenyum meyakinkanku. Aku mulai melangkahkan kaki ku menjauhi dia. Tapi aku kembali lagi memeluk Felix
Felix....” Lagi-lagi aku menagis dipelukannya
Pergilah sayang, Antonius itu kebahagianmu” Dia menciumku dan menyuruhku pergi. Aku kembali melangkahkan kaki dan dia melambaikan tangannya sambil tersenyum dan mengeluarkan air matanya, aku tak sanggup ingin rasanya aku kembali ke Felix tapi Felix seolah-olah berkata “pergilah sayang, demi kebahagianmu dan orang tuamu” aku melanjutkan perjalananku sampai ke mobil Anton dan segera masuk.
Aku jadi tak tega memisahkanmu dengan Felix” Aku hanya terdiam mendengar ucapan Anton dan menatap ke arah Felix yang masih duduk dibangku taman itu.
Cassia, kau mendengarku?”
Iya, aku mendengarkanmu. Lalu mau mu apa?” Jawabku menahan emosi dan air mata. Dia menatapku sesaat kemudian menghidupkan mobilnya.
pakai seatbeltmu” Perintahnya dan mulai menjalankan mobilnya, dijalan Anton mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi
Apa kau sudah gila? Kau mau membunuh ku?” teriakku di mobil lalu Anton memperlambat laju mobilnya
maaf” dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan normal. Anton mendadak aneh, dia terlihat tak seperti Anton yang ku kenal. Tapi aku mencoba untuk tak perduli karena aku masih kesal dengannya. Satu jam kemudian sampailah aku dirumah
Terimakasih telah mengantarku” dia tak menjawab, dia hanya tersenyum seadanya lalu pergi begitu saja.

Pagi hari saat aku membuka mata, ku lihat kamarku penuh dengan barang-barang
Cassia sudah bangun ya” Ucap seorang wanita cantik dengan kaos merah panjang yang sedang berdandan, dia adalah seorang wanita yang aku kenali, kakak sepupu Anton
Kak Aurel, apa yang kau lakukan dikamarku? Dan mengapa semua barang-barang ini berada dikamarku” Tanyaku bingung
Apa kau lupa dengan hari ini?” Tanyanya sambil mengoleskan blush-on ke pipinya
hari ini?”
iya, pesta adat pernikahanmu dengan Pewaris tunggal perusahaan Bapa Udaku, Anton. Betapa beruntungnya dirimu menikah dengan dia” Ucapnya sambil meletakkan blush-onnya di meja.
Oh, iya” ucapku parau, menundukan kepalaku dan menyembunyikan air mataku yang jatuh menetes.
Kau menangis Cassia?”
Tidak, aku tidak menangis” ucapku setegar mungkin
Kau pasti bohong, aku tau kau tidak mencintai Anton” dia menghampiriku lalu duduk disebelahku
Aku...” Lalu Aurel memotong ucapanku
Anton sudah menceritakan semuanya tentang dirimu kepada ku, aku sudah mengetahui kau, kisahmu dengan Anton dan semuanya. Tapi Anton begitu mencintaimu sehingga dia menggunakan cara ini. Sebenarnya, cara ini jahat sekali, akupun tak setuju, tapi keputusan Anton yang kuat yang akhirnya membuat kau harus seperti ini” aku hanya menundukan kepalaku
Tapi menikah dengan Anton tak akan membuatmu mati, nikmati saja karena akan menjadi menyenangkan pada akhirnya” ucap Aurel bijaksana
lebih baik kau mendi sekarang sebelum penata rias datang” Lanjutnya.
Aku bangkit dari tempat tidurku menuju kamar mandi menghidupkan shower duduk lemah dibawah air yang mengalir sambil menangis. Tuhan, kenapa semua ini harus terjadi padaku? Beberapa jam lagi Anton akan menjadi suamiku dan aku akan menjadi Nyonya Besar Nainggolan. Aku menangis sejadi-jadinya berharap ini hanya mimpi buruk yang akan segera berakhir.
Saat aku keluar dari kamar mandi sudah banyak sekali orang berkumpul di kamar ku yang kecil ini. Ya, mereka adalah penata rias sewaan yang akan mendandani ku.
Ini Rel pengantinnya?” tanya seorang wanita cantik kepada Aurel
Iya yang ini” Ucap Aurel tersenyum
Yaudah, ayo cepetan sini saya make-upin”
Aku duduk di kursi yang mengarah langsung ke kaca
Abis nangis ya non?” tanya penata rias yang akan mendandani wajahku
Nggak, perasaan lo aja kali” ucapku dengan ketusnya
Jutek bener sih mau nikah juga” ucapnya sambil mendandaniku, aku tak menghiraukan ucapannya.
Calon suaminya ganteng deh non” ucapnya lagi berusaha mengajak ku bicara
terus kalau ganteng lo mau?”
Idih, gitu banget sih jawabnya. Kalau calon suami situ mau sama saya sih saya nggak nolak” ucapnya dengan genit
Ambil gih kalau lo mau” ucapku berharap itu benar-benar bisa terjadi
Cassia” panggil Aurel
Ya kak” menoleh kearahnya
telepon untukmu” dia menyerahkan ponselnya
dari siapa?”
bicaralah” aku meletakan ponsel tersebut ke telingaku
Halo”
Selamat pagi calon istriku, aku tak menyangka hari ini tiba. Kau akan segara menjadi Nyonya Nainggolan, dan kita akan hidup bahagia selamanya. Ku tunggu kau di gereja sayang, dandan yang cantik dan jangan lupa sarapan. Antonius Nainggolan mencintaimu” lalu dia menutup teleponnya tanpa mengijinkanku bicara, aku kembali menangis yang menyebabkan maskara yang telah aku gunakan luntur terkena air mataku
Ya ampun Non, situ kenapa nangis. Ancur deh make-upnya” ucap si penata rias dengan hebohnya, Aurel menghampiriku dan memelukku
Kau akan baik-baik saja Cassia, tak akan terjadi hal buruk. Anton akan menjadi pendamping hidupmu. Terimalah dengan senyuman Cassia, ini demi orang tua mu kan?” berbisik pelan ditelingaku lalu ku angkat kepalaku menatap Aurel, dia tersenyum padaku
Mungkin ini yang harus kau hadapi Cassia, kau melakukan ini demi orang tua mu kan? Percayalah Cassia, kau pasti akan bahagia dengan Anton walaupun akan membutuhkan banyak waktu” Aurel tersenyum mencoba menegarkanku. Para penata Rias kembali membersihkan wajahku dan memperbaiki make-upnya, tak lama kemudian mama masuk
Putri mama” ucap mama memelukku dari belakang
kau sangat cantik hari ini, mama tak sangka putri mama yang dulu masih mama suapi makan sekarang sudah akan menikah” mama meneteskan air matanya, air mata bahagia. Aku tak mampu menahan air mataku, air mata sedih ku bercampur bahagia. Aku tau menikah dengan Anton adalah kebahagiaan mama, tapi ini bertentangan dengan yang aku rasakan.
Jangan menangis sayang, mama bahagia. Kau pasti bahagia dengan Anton, dia pria yang sangat tepat untuk mu” mama meninggalkanku, kau harus kuat Cassia demi mama.

Persiapan yang panjang akhirnya selesai dan aku menuju ke Gereja untuk pemberkatan pernikahan lalu menuju gedung untuk pesta adat. 45 menit kemudian aku tiba di gedung pernikahan yang telah Anton sewa, berapa ratus juta uang yang dia keluarkan untuk semua ini? Untuk orang yang tidak mencintainya, Anton terlalu bodoh. Aku tiba lalu turun dari mobil, Anton menggandengku menuju gedung tersebut dan mulailah pesta adat batak yang sangat panjang dan melelahkan serta penuh haru dari seluruh keluargaku. Jadi ini rasanya menikah? Rasanya indah, bahagia melihat orang-orang yang aku cintai bahagia dengan pernikanku ini. Andai saja aku menikah dengan orang yang benar-benar aku cintai, pasti aku lebih bahagia dari ini. Melihat pria disampingku ini, rasanya aku ingin muntah, ingin teriak, ingin sekali kabur dari gedung ini. Namun apa dayaku, aku harus melakukan ini dengan senyuman demi kebahagiaan mereka, orang-orang yang aku cintai.

Akhirnya acara adat yang panjang selesai, aku telah menggati pakaian ku dan kami pergi meninggalkan gedung. Aku tak mengerti, Anton tak heboh seperti biasanya. Dia hanya duduk manis, tersenyum dan bicara se-adanya. Lalu kami memasuki perumahan yang sangat mewah, aku bingung kenapa kami dibawa kemari
kita mau kemana lagi?” tanyaku pada Anton
kerumah baru kita” bicara seadanya dengan senyuman khasnya
Lalu mobil berhenti didepan sebuah rumah yang sangat mewah, dan ada beberapa wanita dan pria yang sudah menunggu dihalaman dengan pakaian yang sangat rapi
ini rumah baru kita, dan mereka adalah pelayan kita” Anton turun lalu membuka pintu mobil dan menuntunku ke dalam
Selamat malam Tuan dan Nyonya” Anton hanya tersenyum manis kepada mereka dan langsung mengajakku menuju kamar. Saat Anton membuka pintu kamar, aku takjub melihatnya. Kamar yang sungguh luar biasa dengan ornamen China serta Mesir dan dicampur sedikit ornamen-ornamen khas Batak
Kamar yang indah” ucapku mengagguminya
untukmu” Anton tersenyum dan mengajakku masuk
Berapa ratus juta biaya yang kau keluarkan untuk semua ini?”
itu bukan hal yang penting” Anton tersenyum memandangku
Hari ini kau sangat cantik” lanjutnya sambil menatapku, aku benci melihat tatapan Anton yang menjijikan itu dia menggendongku lalu meletakanku ditempat tidur.
Malam ini, kau resmi menjadi Nyonya Nainggolan” Anton mencium bibirku, aku benci merasakan ini tapi aku menikmatnya. Hatiku berkata aku tak mau melakukan ini bersama Anton tapi otakku berkata aku menikmatinya, teruskan. Aku mencoba melawan menyingkarkan badan Anton, tapi apa dayaku tenaga Anton lebih kuat maka aku tak mampu mengindar darinya akhirnya aku menikmati apa yang Anton lakukan padaku, maka malam itu terjadilah.

Pagi hari saat aku membuka mataku, aku melihat Pria disebelahku aku mencoba mengingat apa yang terjadi kemarin. Oh iya, aku menikah. Dengan siapa? Dengan Pria yang sangat ku benci, dia pria itu yang ada disampingku. Aku telah mengingat semua yang terjadi semalam, dan aku mulai meneteskan air mataku lagi. Kenapa harus pria yang sangat aku benci ini yang menjadi teman tidurku? Kenapa?
Aku dikejutkan dengan sebuah ciuman yang mendarat di pipiku
selamat pagi” ucap pria disampingku sambil tersenyum
aku benci kau, Anton” membalikan badanku agar tak menatapnya
kenapa kau masih saja membenciku? Kau istriku sekarang” Anton mencium pundak ku lalu menarik ku, membaringkanku dan lagi-lagi berhasil membungkamkan mulutku dengan ciumannya
Aku mencintaimu Cassia Hutagalung” dia beranjak dari tempat tidur setelah menciumku dan pergi ke kamar mandi. Lagi-lagi aku menangis karena aku sadar, dia telah mengambil semuanya dariku

1 bulan sudah aku tinggal bersama Anton, hari-hari yang aku lalui aku rasa biasa saja, aku selalu menghindari Anton, katakanlah aku ini tidak terlalu bahagia. Aku menjalani kehidupanku dengan kemewahan yang Anton berikan, mungkin hanya ini satu-satunya alasan aku bahagia bersama Anton. Apapun bisa aku dapatkan dari pewaris tunggal ini kecuali cinta, tapi aku tersadar sepertinya aku memang harus mulai mencintai Anton, tak mungkin aku terus hidup dengan kepura-puraan ini. Aku melihat Anton yang sedang duduk dipinggir kolam renang di lantai 3, ku pandangi dia dari kejauhan dan baru ku sadari bahwa Anton memang sangat tampan. Mulai muncul getaran-getaran kecil dari dalam hatiku, apa ini artinya aku mulai mencintai Anton? Ku siapkan jus kesukaan Anton dan cemilan, ku bawa kepada Anton yang duduk disana
Apa yang kau lakukan disini Anton?” Meletakkan Jus dan cemilan di sampingnya
Aku? Harusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan disini” menatapku lagi, dan lagi-lagi aku merasakan getaran-getaran yang aneh
Aku hanya ingin mengantarkan ini” menunjukkan Jus dan cemilan yang aku bawa
Tumben sekali, tapi aku menghargainya. Terimakasih” ucapnya sambil meneguk Jus itu
3 hari ini kau terlihat berbeda, ada apa denganmu? Apa perusahaan papa bangkrut?”
kau memperhatikanku rupanya? Tak ku sangka” ucapnya sambil tertawa, aku tak menjawab tapi aku menikmati tawanya, entahlah tawanya membuatku senang
Kau mau tau kenapa aku berbeda? Aku sedang memikirkan seorang wanita” ucapnya lagi sambil memakan cemilan yang ku bawakan
Wanita? Maksudmu apa? Kau sudah menikah Anton” ucapku dengan kesal
menang jika aku sudah menikah aku tak boleh memikirkan wanita?” tanyanya dengan wajah menyebalkan
Tentu saja tidak”
Kenapa? kau cemburu?” menarik hidungku, aku terdiam dan mulai bertanya pada diriku 'iya ya, kenapa juga aku harus memperdulikannya'
Tidak. Memang wanita itu siapa?” tanyaku dengan pasrah
kau” ucapnya sangat lembut
kenapa kau belum bisa mencintaiku?” tanyanya sambil menatapku. Aku tak berusaha menjawab pertanyaannya, aku terdiam memalingkan wajahku menatap jus yang aku buat tadi lalu meminumnya
Hei Cassia” Aku menoleh meletakkan gelas jus ku. Anton menggenggam kedua tanganku kemudian menatapku, ku tatap matanya lagi dan Ya Tuhan lagi-lagi aku menyadari bahwa pria yang selama sebulan ini menamani tidurku ternayata tampan. Aku menundukan kepalaku berusaha lepas dari tatapan matanya yang menyihirku sehingga membuat wajahku memerah, kemudian dia memelukku.
Hei Cassia, belajarlah mencintai suamimu ini. Aku tak mungkin menceraikanmu. Kau sudah aku tiduri, apa masih ada pria lain yang menginginkanmu nanti?” ucapnya meledekku
Meskipun nanti statusku janda, pasti masih ada pria yang menginganku” Ucapku tak mau kalah dengannya, lalu dia melepaskanku dari pelukannya
Oh iya tentu saja, dan kau mau tau siapa pria yang akan mengejarmu? Antonius Nainggolan. Kalaupun nanti kau pergi ke ujung dunia, akan ku kejar kau terus, terus dan terus tanpa rasa lelah. Kau menegrti” ucapnya dengan bersemangat. Aku tertawa mendengar ucapannya yang menurutku konyol itu
Boleh ku minta sesuatu?” tanyanya dengan senyuman khasnya
Apa itu?”
Bisakah kau setiap hari seperti ini?”
Maksudmu?”
Ya seperti ini, tertawa denganku memberikan senyuman manismu itu untukku setiap hari” ucapnya tersenyum, dan lagi-lagi aku merasakan getaran aneh itu
Aku sedang berusaha untuk menjadi Nyonya Naninggolan yang baik” ucapku tanpa sadar.
Benarkah?” Anton tersenyum senang, dan aku menyukai senyumannya itu. Aku tersenyum padanya dan aku sadari sekarang, aku tak meragukan perasaan ku lagi, aku mencintai dia Pria yang sangat ku benci, Antonius Nainggolan

created by : Maylan Handayani Saragih | @MaylanHandas

Kamis, 11 Juli 2013

Sahabatnya mantan, mantanya sahabat -_-


Haloha Storylicious, ketemu lagi sama gue yang kayaknya sih kece (masih kayaknya sih -_-) oke gini deh otak gue lagi mentok gatau mau bikin cerita apa. Jadi disini gue mau curhat aja, semoga mata kalian nggak sakit baca curhatan gue, siapin aja kaca mata hitam dan tetes mata hahaha

Gue mau curhat tentang se-orang cowok (namanya nggak perlu gue sebutin lah) pokoknya dia ini adalah sahabatnya mantan gue dan mantannya sahabat gue paham kan? buat lo yang ber-IQ tinggi pasti ngerti lah hahahaha. Dia cowok tapi nggak ganteng-ganteng amat sih, cuma gue bisa senyum-senyum sendiri kalau nge-liat dia, dia itu paling asik di-ajak nge-bego, seru-seruan yaa intinya sih dia asik banget hihii
Sekilas tentang dia : Dia itu temen satu sekolahan gue tapi beda jurusan, bisa kenalan gara-gara sahabat gue naksir sama dia, mau tau naksir gara-gara apa? Gara-gara dia jago nge-basket nah dari situ gue kenalan sama dia. Dia rupanya dia orang batak juga, jadi seru kan punya temen orang batak *horas* setelah deket-deket sama dia gue jadi kayak punya feel gitu ke dia tapi damn gue harus lupain dia karena dia itu cowok yang ditaksir sahabat gue. Oke cukup!

Nggak lama setelah sahabat gue jadian sama dia, dia nge-nalin gue sama sahabatnya (yang namanya juga gak perlu gue sebutin) yang orangnya juga asik banget se-asik dia. Dan gak lama jadian deh gue sama dia *ciyeee* sudah cukup! Oh iya waktu itu cowok gue ini statusnya masih selingkuhan, soalnya waktu itu gue udah punya pacar *nakalyak!* tapi bomat! Waktu itu gue sayang banget sama selingkuhan gue ini soalnya dia lebih asik dari pacar gue yang waktu itu cupu banget, parah! Oh iya yang bikin gue lebih mempertahankan selingkuhan gue ini juga karena dia se-iman sama gue, that's why gue harus meninggalkan pacar gue, sorry boy, he's better! Tapi sebenernya yang mau gue ceritain itu bukan ini sih hahaha, so check this out!

Kejadian itu kan terjadi waktu sekolah, sekarang gue udah kerja. Jadi kejadian itu terjadi sekitar 2-3 tahun yang lalu. Gue udah putus sama sahabat dia dan dia juga udah putus sama sahabat gue. Gue sempet pacaran sama dua cowok dan dua duanya juga udah berakhir so gue single, man! Nggak usah diperjelas lagi -_- Dia juga sempet pacaran sama dua cewek yang petama putus dan yang kedua ini masih bertahan. Dia mulai kontek gue lagi di facebook, sempet chat sama dia, dia perhatian banget sama gue. Awalnya gue pikir ini cowok basi banget kan udah punya cewek masih aja godain gue, gue waktu itu respon biasa aja karena gue masih takut jatuh cinta, masih takut kecewa, tapi dari pada gue kesepian juga yaudah gue ladenin aja lumayan kan penghibur sepi hahaha *uhuk*

Terus dia sempet menawarkan diri buat nge-jemput gue dari Gereja, waktu itu gue ada latihan drama. Dan dia dengan sabarnya nungguin gue loh *ciyekaaan* :3 waktu itu udah malem juga dan dia dengan baiknya nganterin gue ke rumah. Padahal dari Gereja ke rumah lumayan lama loh, bisa 1 jam-an. Belom lagi dia pulang ke rumahnya, aduh cowok bener sih hihii. Terus gue udah lama tuh nggak kontek dia, dia juga udah nggak pernah kontek lagi. Ya gue pikir masa-masa nakalnya dia udah berakhir kali ya, udah ketauan kali sama ceweknya, so gue lupain aja deh dia. Eh tapi sialnya dia nongol lagi di WeChat dan dia minta PIN BB gue yaudah tukeran PIN deh. Abis itu Storylicious, dia jadi sering banget ikut Youth di Gereja gue jadi ya jadi bisa ketemu dia se-minggu sekali, dia kerjanya jauh sih nge-kost pula. Gue juga sibuk kerja mulu (nggak kaya-kaya padahal mah) gabisa ketemu, ketemunya di Gereja doang *anakTuhan* O:) haha

waktu sabtu kemarin dia nganterin gue pulang Youth terus mampir ke Pom Bensin gara-gara bensinnya abis dan motornya mati terus gue ke toilet dan gile banget toiletnya horor man! Waktu dia udah selesai ngisi bensin gue bilang sama dia kalau toiletnya horor, terus gatau kenapa deh tiba-tiba dia berhentiin motornya terus nanya “lu kenapa?” eh dia ngebalikin badannya ngeliat muka gue dan gue secara nggak sengaja natap matanya. Oh man! Gue malted abis. Getau kenapa deh tatapan matanya bikin gue dagdigdug dan lo tau sampe sekarang tiap gue inget tatapan matanya gue suka senyum-senyum sendiri (mungkin gue gila). Kayaknya sih gue udah mulai suka sama dia, tapiiii.. dia pacar orang! Hwaa. Kayaknya sih gue harus lupain dia segera mungkin sebelum terlambat nanti kacau hati gue perasaan gue dan hidup gue *Okesip ini lebay jangan ditiru berbahaya!*

Jadi itulah curhatan gue yang aneh bin nggak jelas alias labil plus nggak ada maksud yang baik, semoga kalian yang baca nggak ngebanting monitor lalu memaki gue ya. Hahaha
Kalau ketemu sama dia bilang aja “semoga cepet putus ya” ahsudahlah lupakan!

Selamat Sore...


Senin, 24 Juni 2013

Komposer Muda Berbakat

Halo storylicious, apa kabar nih? Hmm.. udah lama nih aku nggak posting sampai jamuran gini deh saking lamanya nggak posting hehe. Aku sebenarnya punya banyak cerita yang mau aku bagi sama kalian tapi ceritanya belum selesai :D soalnya aku bikin cerita yang satu belum selesai udah bikin cerita baru, jadi sampai sekarang satu ceritapun belum ada yang selesai wkwk. Ya dari pada aku nggak posting sama sekali, kayaknya lebih baik kalau aku posting tentang idola baru aku aja :) Aku mulai suka sama dia sejak dia muncul di Hitam Putih Trans7 ini dia profilnya

Name       : Eka Gustiwana Putra
Born         : August, 1st 1989 (23 years)
Religion   : Christian
Job           : Song Writter, Rec. Produser, Speech Composer, Arranger, Keys



Perjalanan musiknya dimulai saat usianya 11 tahun, ketika ayahnya mulai mengenalkannya pada gitar & digital work station. Tapi se-iring berjalannya waktu, ternyata kak Eka (supaya berasa lebih dekat :p) lebih memilih Keyboard dan Piano sebagai alat musik utamanya. Dia dulu tergabung dalam sebuah band yang diberi nama Warnahati (2008-2010) sampai akhirnya kak Eka memutuskan untuk hengkang dari Warnahati yang sekarang sudah berubah nama menjadi deVan. Lalu dia membuka studio rekaman pada tahun 2010 yang dia beri nama “Daylight Studio” dan juga dia bersama temannya mendirikan "La Vida Musical" yang bergerak dibidang Service Entertainment.

Nggak cuma itu kak Eka sering banget memenangkan lomba-lomba di bidang musik, kreatifitasnya dan kemampuan bermain musiknya yang luar biasa yang akhirnya membawa dia memenangkan lomba-lomba ini :

1. Pada tahun 2010 kak Eka mengikuti Lomba Jingle Dunia Fantasi (Dufan) dan berhasil menempatkan namanya diposisi pertama a.k.a juara 1, two thumbs up buat kak Eka ;;) *clap* 

2. Terus tahun 2011 kak Eka mengikuti lomba Mars PT. Kereta Api Indonesia dan lagi-lagi menempatkan namanya di posisi pertama. Kak Eka berhasil mengalahkan sekitar 280 peserta lainnya dan memenangkan hadiah berupa uang sebesar Rp. 100.000.000,00 (wow banget nominalnya, buat apa tuh kak? Traktir aku makan dong kak, haha) 

3. Dan pada tahun 2012 kak Eka mengikuti lomba Jingle yang diadakan oleh Bank ICBC. Memang kak Eka nggak meraih juara pertama tapi dia berhasil menjadi runner-up (gapapa kak nggak juara 1 yang penting berkarya) 


Tapi yang bikin dia jadi dikenal banyak orang sekarang-sekarang ini adalah sebuah hasil ke-isengannya membuat Speech Composing dari suara Aria Wiguna yang saat itu sedang bersitegang dengan Eyang subur. Hasil ke-isengannya itu ternyata membuat dia menjadi di-kenal banyak orang. Bahkan Speech Composing dari Aria Wiguna - Demi Tuhan telah dibuatkan RBT-nya dan di-cover oleh salah satu Finalis Mamamia yang sekarang menjadi presenter yaitu kak Nadya Rafika. Dentingan piano kak Eka yang indah dan suara kak Nadya Rafika yang bening dan lembut jadi cihuy banget didenger. Mau lihat Speech Composing karya Eka Gustiwana untuk Aria Wiguna? klik disini Aria Wiguna - Demi Tuhan by Eka Gustiwana Dan ini yang di-cover sama kak Nadya Rafika, bikin galau :'( Demi Tuhan Cover (Nadya Rafika, Eka Gustiwana)


Terus, dia memulai lagi ke-isengannya dengan me-isengi salah satu pembawa berita di Liputan6 malam yaitu Mas Jeremy Tety. Kalau biasanya pembawa berita itu identik dengan yang serius-serius tapi kali ini beda pokoknya harus lihat dan denger lagunya Jeremy Tety hasil Composenya kak Eka Jeremy Tety Nyanyi! - BBM Campuran


Tapi nggak cuma itu loh Storylicious, kak Eka juga sudah menciptakan lagu buat artis cantik Nikita Willy “Kutetap menanti” dan “Lebih dari Indah” pada tahun 2011. Dan ditahun yang sama kak Eka juga menciptakan lagu buat penyanyi cantik dengan suaranya yang kece abis Maudy Ayunda yang judulnya “Kusimpan dalam mimpi” dan “Aku Percaya”. Terus nih kak Eka juga menciptakan lagu untuk deVan dengan judul “Jaga dirmu” yang sumpedah bikin galau abis T.T dan “Ma Ma Mau” yang simple tapi enak banget didenger. Oh iya kak Eka juga pernah cover lagu Iwak Peyek-nya Trio macan loh bareng Simplicity dan sumpeh lagi enak banget didengernya Iwak Peyek Cover (simplicity)


kak Eka itu kerennya banget banget banget bisa bikin lagu apa aja. Dari lagu-lagu cinta, lagu serius kayak buat KAI, Bank ICBC dan juga bisa bikin lagu-lagu yang buat lucu-lucuan :D salut banget pokoknya sama kak Eka (y) tetap berkarya kak ({}) Hmm.. kalau bicarain kak Eka kayaknya nggak akan ada habisnya deh. Udah tampangnya kece terus dia bisa ciptain lagu, main alat musik, suaranya bagus pula. Ah, kalau aja aku bisa pacaran sama dia #ngarep *plak* *digampar* haha. By the way, ada satu video nih yang aku suka banget. Di video ini kak Eka dan dua temannya (kak Yohana, kak Kevin) membawakan sebuah lagu ciptaan kak Eka judulnya ajari aku. Pokoknya ini lagu keren banget karena lagi pas banget sama aku :') tapi aku yakin pas kalian denger kalian juga pasti suka, musiknya santai dipaduin sama suara kak Yohana yang keren dan suara kak Eka yang kece bikin kalian pasti pengen dengerin terus Ajari Aku by Eka Gustiwana


“The most important thing for musician is to be passionated creative, create our own masterpieces with our trully heart, and famous... is a bonus” - Eka Gustiwana Putra



Selasa, 21 Mei 2013

Last Day (IF) 2


Tian

hampir 2 bulan gue meninggalkan kamar gue. Karena gue dapat kepercayaan menjadi salah satu finalis lomba fotografi se-Indonesia. Dan Puji Tuhan gue menang walaupun cuma dapet juara 2. Gue masuk kamar gue dan gue liat betapa rapihnya kamar gue karena 2 bulan gue tinggalin. Tapi agak sedikit berdebu karena gak pernah di huni kali ya. Gue berbaring ditempat tidur gue dan memandang langit-langit kamar gue, ada tulisan “Happy Birthday” disana. Itu buatannya Cill waktu ulang tahun gue 1 tahun yang lalu. Cilla, sudah 3 bulan dia pergi entah kemana. Tapi gue yakin Cill ada disuatu Rumah Sakit tapi bukan di Indonesia. Dimana dia? Bagaimana keadaannya? Gue ke meja belajar gue dan membuka album foto dengan judul “Last Day (IF)” iya, itu album foto gue sama Cill waktu di pantai. Gue melihat semua keceriaan itu yang 3 bulan terakhir ini gak gue rasain lagi. Padahal sudah ada orang yang harusnya mampu menceriakan hari-hari gue, Vency. Udah 2 bulan gue jadian sama dia. Tapi saat-saat bersama Vency gak pernah bisa se ceria saat bersama Cill. Lo dimana Cill?

Gue buka mata jam 18:00. waduh, gue ketiduran 8 jam, dahsyat deh. mama gedor-gedor pintu kamar ngajak makan. Setelah selesai makan gue buka skype. Udah lama banget ya skype gak gue buka. Gue kaget pas liat tulisan Cill is online. Ini beneran Cill atau bukan ya? Gue coba call tapi gak direspon. Tapi setelah itu dia ngirim text ke gue.
“jangan kaget lihat aku yang sekarang”
terus Cill call gue. Jujur gue kaget pas lihat Cill dilayar laptop gue.
“hallo An”
“hallo, Acilla?”
“iya, Acilla. Kenapa bingung ya? Aku botak dong” (ketawa tapi gue tau dia sedih)
“kamu, apa kabar?”
always try to be fine, kamu?”
nice, kamu dimana sekarang?”
“Netherlands. Aku disini divonis cuma bertahan 9 bulan lagi”
“Kamu percaya banget sih sama vonis mereka? Kamu punya Tuhan Cill”
“iya, eh udah dulu ya kayaknya ada yang dateng. Bye
Abis itu Cill offline. Acilla di Netherlands dan dia masih hidup. Thanks God.

Cill

Gue buka mata gue tapi gue bukan diruangan yang sama setiap kali gue ngerasa bumi gelap. Ruangan ini berbeda, bersih, putih, mengkilap. Apa jangan-jangan gue di surga? Seketika gue ngeluarin air mata gue tapi tiba-tiba ada malaikat masuk.
good morning Miss Acilla, apparently awake?”
“kamu siapa? Saya dimana?”
You're in Netherlands
“Netherlands? (angkat kepala) aduh” gue ngerasa pusing banget.
“berbaring saja dulu, kamu belum kuat beraktifitas. Perkenalkan, saya suster Michele. Kamu pasti sudah tau sedikit tentang saya kan dari suster yang menjaga kamu di Indonesia”
“oh, ini yang namanya suster Michele. Suster cantik banget”
“terimakasih Acilla, tunggu disini sebentar ya saya panggilkan dokter”
terus suster Michele pergi dan kembali dengan dokternya.
Holla Acilla”
Hai
what are you feeling right now?”
i'm feel okay
are you sure?
i'm preety sure
dokter periksa suhu badan gue dan tekanan darah gue.
“your body temperature is okay, your blood pressure is okay. Get some rest and Sister Michele will take care of you”
okay, dok”
Dokternya pergi.
“kamu merasa lapar?”
“lumayan”
“1 bulan kamu gak sadarkan diri”
“serius suster?”
“iya. Sebentar saya telefon orang dapur untuk membawakan makanan untuk kamu”
setelah telefon gue tanya
“suster, mama, papa, papi, cici sama koko saya dimana?”
“mama, papa sama papi kamu ad di Indonesia. Cici sama koko kamu lagi dijalan menuju kesini”
“selama saya koma, gak ada yang jagain saya memangnya?”
“cici sama koko kamu yang jagain kamu siang dan malam tanpa rasa lelah”
“wow”
gak lama setelah itu makanannya dateng plus obatnya yang cetar membahana. Gue makan disuapin suster Michele dan gak lama setelah itu koko sama cici datang.
“Acillaa ku sayang” cium kening gue
“hai cici hai koko” sambil peluk koko
“kalian apa kabar? Kok aku bisa ada di Netherlands? Emang Indonesia kenapa? Kena gelombang tsunami?”
“Cill, koko sama cici bawa kamu kesini supaya kamu sembuh”
“emang bisa?”
mereka diam setelah itu cici mengalihkan pembicaraan
“oh iya, kamu mau hunting foto gak? Netherlands indah banget loh Cill”
“mau dong ci, kapan?”
“hari ini juga boleh. Iya kan suster?”
“iya” kata susternya sambil senyum manis
tapi setelah gue selesai makan dan sebelum pergi hunting foto, ada hal yang bikin gue unmood., bikin gue mau marah dan pengen rasanya lompat dari gedung rumah sakit ini.
“Cill, kamu bisa gak nerima kekurangan orang lain?”
“maksudnya sus?”
“ya misalnya kamu punya temen cacat, kamu masih mau gak temenan sama dia?”
“mau lah sus, kenapa sih?”
“bagus, berarti kamu dewasa. Kalau kamu sudah bisa menerima kekurangan orang lain, berarti kamu juga sudah bisa menerima kekurangan diri kamu sendiri”
“maksud suster apa sih? Cici sama koko kok diam aja, kasih tau aku dong”
koko sama cici diam, terus susternya kasih gue cermin dengan posisi terbalik
“sebelum kamu lihat diri kamu sendiri, kamu harus tabah ya cantik”
gue ngangguk terus gue balikin cerminnya dan reflek gue nangis. Cici datang buat peluk gue.
you still look beautiful, dear
“haha, mengerikan”
“gak. Kamu cantik sayang” koko sama suster ikutan meluk gue.
“sudahlah, memang harus begini kan”
“kamu harus kuat sayang, berjuang lawan penyakitmu, suster yakin kamu sembuh dan rambut kamu pasti akan tumbuh lebih indah. Semangat ya”
“terima kasih suster, cici, koko. Aku sayang kalian”
“kami juga”
“ayo ci kita hunting, katanya Netherlands indah aku mau lihat”
“ayo sayang”
suster bantu mindahin gue ke kursi roda dan gue keluar dari rumah sakit. Ternyata banyak juga anak-anak yang botak kayak gue, dan banyakan mukanya bule hehe. Gue diajak ke danau yang indah banget. Yaudah gue hunting gambar deh disana. Gue juga foto-fofoin cici sama koko, ala pra-wedding gitu hehe.

Gue pulang sore terus makan juga minum obat. Abis itu gue disuruh istirahat dikamar. Ada satu orang temen dikamar gue yang sama botaknya sama gue. Dia juga kena kanker darah. Terus gue kenalan sama dia. Ternyata Dia keturunan Belanda – Indonesia namanya Liefde. Agak ribet sebenarnya tapi dia suruh gue buat panggil dia Lilie jadi gak terlalu ribet. Gue ngobrol sama dia untung dia bisa bahasa Indonesia ya walau pun campur inggris dan logatnya agak Holland Holland gimana gitu. Hehehe
malamnya pas Lilie tidur gue pergi keluar kamar, pengen liat kalo malam suasana rumah sakit di Netherlands sama atau gak ya kayak di Indonesia. Tapi ternyata disitu ada Suster Michele sama Dokter yang lagi ngobrol, tapi pake Bahasa Lokal gue gak ngerti deh. Gue putusin buat ninggalin mereka tapi tiba-tiba dokternya teriak dan ngmong “no!! we will not wait any longer. Cill age stayed 9 months
gue kaget karena itu yang disebut nama gue dan usia gue tinggal 9 bulan lagi. Terus seperti biasa bumi gue gelap lagi.

2 bulan sudah gue di Netherlands, eh 3 bulan deh sama waktu koma. Kangen sama Indonesia, kangen suasananya, kangen kamar gue, kangen ke kampus dan hufh gue kangen Tian. Apa kabar dia di Indonesia? Gue kangen minum jus bareng dia. Malam itu badan gue panas banget gue gak bisa tidur. Gue nyalain laptop dan buka skype terus ada call dari Tian. Gue gak mau angkat gue malu. Tapi ngapain gue malu ya emang begini keadaan gue. Terus Tian gue call back. Baru ngomong sebentar ada suster Bella masuk gue langsung offline.
Why not sleep?
gue cuma geleng kepala, terus suster Bella pegang kening gue
O Lord, your body is very hot. what do you feel?
a little bit dizzy
dia ambil laptop gue dan nyuruh gue tidur. Dan gak lama setelah itu gue pun tertidur.

Besok paginya koko datang bawa seorang musicians, kata koko dia bakal ngajarin gue main biola. Lumayan deh dari pada gue cuma tiduran doang di kamar. Sulit banget main biola tapi gue senang, guru gue ini baik dan ehmm lumayan ganteng hehe. Gue latian cuma dari jam 9 pagi sampai jam 11 setelah guru gue pergi koko ngasih gue i-Phone. Wah, asik banget deh koko baik katanya buat kontekan sama teman-teman di Indonesia, asik asik. Akhirnya bisa kontekan juga sama Tian, sama Geo juga loh. Seneng pokoknya. Tapi ada yang menyedihkan buat gue pagi ini, Lilie sudah dinyatakan sembuh dan boleh keluar RS, alhasil gue cuma sendiri di kamar
“Cilcil”
“Cill aja Lie”
“aku suka panggil kamu Cilcil. Kamu pasti sembuh, buktinya aku aja udah sembuh. Kamu harus rajin minum obat sama terapi ya cil, jangan lupa bedoa juga supaya sembuh. Oke cil. Aku pasti kangen kamu. Nanti aku pasti bakalan jenguk kamu deh pulang sekolah”
“Iya, Lie. Aku juga pasti kangen kamu. Gak ada temen bercanda lagi dikamar. Hmm. Yaudah nanti kalau kesini bawain aku makanan ya Lie”
“hehe. Oke deh Cilcil”
pas lagi ngobrol-ngobrol tiba-tiba ada yang teriak
“kom op liefje”
“ja, mam. Cilicil aku pulang dulu ya. Nanti aku pasti jengukin kamu”
“oke Lie, take care. See you Lie”
“zie je weer”
Lilie pergi deh.

Tiap hari kerjaan gue begitu lah, latian biola, makan, minum obat, terapi, bercanda sama Lilie (sebelum Lilie pulang), whatsapp-an, online, tidur. Begitu setiap hari cuma kadang gue dikasih keluar buat hunting foto dan jalan-jalan melihat Netherlands yang sangat indah. Udah sekitar berapa lama ya, 7bulan kayaknya gue di Netherlands. Berarti usia gue tinggal 2bulan lagi haha
“suster, udah berapa banyak gadis di Netherlands yang gak selamat dari kanker darah”
suster cuma diam saja
“suster, kok diam? Kasih tau aku dong. Salah satunya siapa yang pernah suster rawat?”
susternya diam lagi
“ah, suster gak seru. Usia ku kan tinggal 2bulan lagi”
“kamu tau dari mana?” susternya kaget
“dari dokter, waktu ngobrol sama suster malam-malam di koridor. Doktenya bilang usiaku tinggal 9bulan lagi. Aku mau pulang aja ke Indonesia, supaya mama papa ku dan teman-teman ku menyaksikan kepergianku. Hehe”
susternya datang untuk peluk gue, dan tenangin gue.
“kamu pasti bisa kami selamatkan”
“gak perlu menyenangkan aku suster, kalo memang harus pergi ya udah pergi aja kan suster? Suster gak perlu berlelah toh akhirnya aku akan di jemput juga kan?”
susternya peluk gue dan gue menangis dengan puas dipelukannya.
I Love You, suster Micele”
Love You too, Cill”

Cici sama koko datang setelah makan siang
“ko, aku mau pulang ke Indonesia”
“loh kamu kan belum sembuh sayang”
“emangnya bisa sembuh ya ko, usia ku tinggal 2bulan lagi. Aku mau bersenang-senang sama teman-teman ku di Indonesia”
koko sama cici kaget
“kamu tau dari mana?”
“aku ini sudah 19tahun, jadi gak bisa dibohongin”
“Cill, kamu itu pasti sembuh. Kita cuma belum menemukan pencangkok yang cocok buat kamu sayang. Usia mu pasti lebih dari itu”
“cape ko” bumi gelap.

Koko

Acilla anak muda yang aku temukan di sebuah perusahaan sedang bekerja keras untuk mencapai impiannya. Iya, dia wanita terhebat yang pernah aku temui. Dia mirip sama adikku yang sudah lebih dulu dijemput Tuhan. Dan kembali aku menemukan sosok adikku yang baru. Tapi kenapa? Kenapa Tuhan mau ambil dia? Udah cukup adikku yang dulu yang Ia ambil. Gak perlu lah yang sekarang ini. Sudah cukup sakit kehilangan adik dan mami, jangan lagi aku harus kehilangan adikku yang satu ini. Tuhan tunjukan mujizatMu aku tau penyakit ini dari Engkau Tuhan dan aku terlalu yakin Engkau akan menyembuhkan dia.

Malam ini vonis hidupnya yang hanya tinggal 2 bulan lagi. Dia kembali terlelap dalam gelapnya bumi. Ya Tuhan, jangan ambil dia. Dia bagian dari hidupku dan aku gak mau kehilangan dia.
“kenapa sih kamu suka banget tidur sayang? Jangan tidur terus ah koko mau liat kamu senyum dan ketawa”
aku memandang wajahnya Cill yang penuh dengan kesakitan. Tapi walau dia terlihat kesakitan selalu menyenangkan memandang wajahnya.
“sayang, udah ya kita biarin Cill istirahat”
Renata, calon istriku salah satu malaikat yang juga mampu mengangkat hidupku. Dia wanita tersabar yang pernah aku temui, wanita super, dia segalanya buatku.
Dia mengajakku keluar dari ruangan Cill dan mengajakku untuk makan. Tapi aku tak merasa lapar, yang ada di benakku hanya Acilla.
“sayang, ayo makan dulu. Nanti kamu sakit”
“aku gak lapar”

“tapi kamu belum makan dari tadi nanti kalau kamu sakit gimana?”
“aku bilang aku gak mau”
“sayang, ayo lah aku suapin nih. Aaa”
“aku bilang aku gak mau” aku marah dan aku mendorong tangannya sampai makanan yang dia pegang tumpah. Dia membersihkan makanan yang jatuh tadi dengan deraian air mata. Aku pun sadar betapa bodoh yang aku lakukan ini, dia calon istriku tapi aku memperlakukannya seperti ini. Aku menghampiri dan memeluknya, menghapus air matanya, mencium keningnya dan berkata
“sayang, maafkan aku. Aku mencintaimu”
“gak apa-apa sayang, kamu cuma khawatir sama adikmu, aku dapat memakluminya. Aku juga mencintaimu, sangat”
setelah itu dia melanjutkan merapihkan sisa makanan yang tumpah tersebut. Dia wanita luar biasaku.

Keesokan harinya dirumah sakit
“kita harus menemukannya sesegera mungkin. Jika tidak, Cill tidak akan selamat” kata suster Michele
“tapi dimana lagi lita menemukan yang cocok buat Cill?”
“ada, tapi kita harus menunggu sekitar 4bulan”
“4bulan? Itu terlalu lama”
“kita gak punya pilihan. Cuma itu”
“bagaimana kalau Cill pergi sebelum pendonornya datang?”
“lakukan apa yang Cill inginkan dari sekarang. Turuti semua keinginanya, karena dengan membuatnya senang akan memperlambat dia untuk cepat pergi”
“baiklah suster”

aku pergi ke kamar Cill yang sudah sadarkan diri.

Cill

pasti kemaren bumi gue gelap, bangun-bangun pusing banget nih, aduh. Itu cici sama koko mukanya sedih amat deh mau masuk ke kamar gue.
“koko, cici kok mukanya jelek amat”
“ah sial kamu cil muka cici cantik begini dibilang jelek”
“tau nih, koko juga cakep begini masa dibilang jelek kan parah”
“haha maksud Cill kenapa kok mukanya murung. Ada apa denganku? Apakah hidupku diperpendek lagi jadi tinggal dua hari. Hahaha”
“woo Cilla tadinya koko mau kasih kabar bagus ke kamu. Tapi kamunya malah ngeledek. Gak jadi deh”
“berita apa ko? Kasih tau dong ko”
“gak mau ah”
“aah, koko. Cici berita apaan sih? Kasih tau Cill dong”
“mau tau aja, apa mau tau banget?”
“ah cici sama koko gak asik”
“oke, koko kasi tau tapi ada syaratnya”
“apaan ko?”
“mainin satu lagu pake biola kamu”
“oke cill mainin buat koko”
terus gue mainin satu lagu buat koko, koko sama cici kayaknya tersepona tuh eh terpesona maksudnya hehe. Setelah selesai gue main
“waah hebat nih adiknya koko. Kalo gitu koko mau kasi tau kabar baiknya. Ada banyak sebenernya. Yang pertama koko sama cici mau ajak kamu liburan ke Paris”
“haa? Paris koh? Menara Eifel? Serius ko?” (kaget)
“tapi kesana sekalian foto pra-wednya cici sama koko loh”
“gak apa-apa ci yang penting Paris. Yes makasih ya koko”
“udah Cill? Mau tau yang kedua gak nih?”
“mau ko mau”
“yang ke dua koko bakal ajak kamu ke The Wizarding World of Harry Potter, Orlando
“haa? The Wizarding World of Harry Potter ko? Serius ko?” (gak sadar gue nangis sambil peluk koko)
“udahan kali pelukanya, cici cemburu nih”
“biarin sih ci wee”
“oh, kalo gitu yang ketiganya gak cici kasih tau nih ya. Soalnya kejutan yang ketiga dari cici”
“haa? Iya deh ci maaf. Kasih tau dong ci yang ketiganya apa? Cici cantik deh”
“cici mah cantik dari lahir Cill”
“iya, cici pokoknya yang paling cantik sejagat raya hehe”
“bisa aja kamu Cill. Yaudah yang ketiga itu adalah jreng-jreng cici punya 30 tiket tour and travel ke Bali dan Lombok jadi kamu bisa ajak teman-teman kamu kesana”
“haa? Bali? Lombok? 30 ci? Asik bisa ajak temen kampus sama temen gereja tuh Ci. Makasih banyak ya cici ku sama koko ku sayang. Aku sayang sekali sama kalian” (peluk mereka berdua)
“iya sama-sama cantik. Besok kamu les biola terakhir, bilang terima kasih ya sama Mr. Amadeus yang udah ngajarin main biola”
“emang kita kapan berangkatnya ci?”
“hari ini kan hari kamis, Jumat sore sampai hari minggu kita keliling Netherlands dulu, sekalian cari oleh-oleh disini buat temen-temen kamu di Indonesia. Buat temen-temen cici sama koko juga sih, hehe. Terus hari senin kita Terbang ke Prancis disana palingan satu mingguan lah. Senin kita terbang lagi ke Orlando. Abis itu pulang ke Indonesia”
“yes, bakalan jadi hari paling indah nih kayaknya. Thank you koko cici. I love you
we love you too
“yaudah siap-siap, bentar lagi guru les kamu datang pasti”
“iya ci”
Cici sama koko ninggalin gue. Oh iya lupa kasih tau. Cici sama koko disini juga kerja. Ada proyek apa gitu deh. Tapi perusahaan di Indonesia tetap jalan. Gue kagum sama mereka berdua, mereka masih muda tapi udah jadi bos bos. Bisa biayain gue kuliah, biaya rumah sakit gue, ngajak gue liburan kemana-kemana. Pasti udah miliaran tuh uang yang mereka keluarin buat gue. Padahal gue bukan siapa-siapa mereka. Sama sekali gak ada hubungan darah. Kalau nanti Tuhan jemput gue, gue mau bilang ah sama Tuhan buat menempatkan mereka berdua di Surga. Soalnya mereka baik banget sih.

Gak lama guru les gue dateng
morning, my Acilla
morning, sir
what's up?
“as you see”
i see that you really happy today
“ya, that's right. I'm very happy but also sad
why?”
Cause, i'll leave Netherlands, leave suster Michele and also leave you
you'll back to Indonesia, right?
that's right
it's okay, dear. I'm sure that you'll find a new teacher more than me. I see you're quite good at playing the violin. you quite a bit of exploring it, and I'm sure you will be an outstanding violinist”
sure? thank you sir. This all also because you are so patiently taught me. You're the best teacher ever. I'll miss you”
me too. If you miss me, just call me with skype. Okay? You're my outstanding student ever. I know why so many people who love you, you're strong
thank you sir, I love you
“love you too Cill. Now, play one song for me, the most nice song for me
ok, sir
gue memainkan biola gue dengan lagu paling indah, tapi pas ditengah lagu gue nangis karena gue bakal ngerasa kahilangan guru kece gue ini. Gue berhenti memainkan biola gue dan Mr. Amadeus pun memeluk gue.
you're great Acilla. You're strong. I am proud to have had outstanding students like you
gue nangis dipelukanya Mr. Amadeus, setelah itu Mr. Amadeus menenangkan gue. Dan gue main Biola bareng dia. Gak kerasa udah jam 11.
it's to time for me go
Thank you a lot Mr. Amadeus”
“Take care of yourself. do not give up in playing the violin. always the spirit. I will miss you”
me too
Mr. Amadeus cium kening gue dan pergi. Sedih banget harus ninggalin Netherlands. Tapi gue kangen Indonesia.

Sekitar jam 2an Lilie datang pake seragam sekolah. Dia bawa stamppot enak deh. Dia emang sering bawa makanan khas Belanda kalau kesini.
“apa kabar Cilcil?”
“baik, kamu?”
“aku juga baik”
“oh iya Lie, hari senin aku mau ninggalin Netherlands”
“Cilcil mau kemana?”
“mau pulang ke Indonesia”
“emang cilcil udah sembuh?”
“belum”
“kok Cilcil pulang? Yah Cilcil aku gak ada temen ngemil deh”
“nanti kalau kamu pulang ke Indonesia main main ketempatku ya”
“iya Cilcil, nanti skype-an ya kita Cil. Akunya gak ada temen curhat lagi deh kalau ada yang jailin disekolah”
“iya Lilie. Kalau ada yang jailin kamu disekolah, text aku aja ya”
“oke Cilcil. Kapan berangkat? Aku mau anterin ke Bandara ah”
“tapi aku gak langsung ke Indonesia sih, aku mau ke Paris dulu nemenin cici sama koko pra-wedding
“aku sih udah pernah ke Paris, suasananya asik banget loh Cil kota Paris itu. Apa lagi menara eifelnya, keren Cil kalo malam”
“wah, aku jadi gak sabar nih. Tapi abis dari Paris aku mau ke United Kingdom”
“ngapain ke UK liat Istana Putih? Hahaha”
“gak. Aku mau ke The Wizarding World of Harry Potter
“haa? Serius? Wah Cil beruntung banget ada yang ngajakin liburan kesana”
“kamu mau ikut?”
“mau sih, tapi aku ujian cil jadi gak bisa ikut”
“yah sayang banget”
“iya, yaudah aku hari minggu aja aku antar kamu ke Bandara”
“iya”
pas lagi ngobrol sama Lilie, cici sama koko datang
hi, Lilie. hoe gaat het(apa kabar)?” cici cium kening Lilie, cici sama koko udah anggep Lilie kayak adik mereka.
fijn, bedankt. hoe zit je beide(baik, terimakasih. Bagaimana kabar kalian berdua)?”
we zijn fijn(kami baik-baik saja)”
mereka asik ngobrol aja. Terus koko bilang
“ayo kita belanja hari ini, ajak aja Lilienya. Sayang gimana?”
laten we gaan met ons te(ayo ikut kami pergi)”
waar(kemana)?”
“cari oleh-oleh buat di Indonesia”
“oh, asik mau shopping ya. Ikut deh. Hehe”
“yaudah koko tunggu di mobil ya”
“oke ko” sambil bersiap-siap
Langsung nyusul koko ke mobil terus langsung berangkat ketempat belanja.

Sampai sana gue langsung menuju pusat pernak-pernik. Ya ampun barang-barangnya lucu-lucu banget, temen-temen gue di Indonesia pasti seneng nih kalau gue bawain kayak beginian. Gue sama Lilie muter-muterin itu pasar, gak inget kalau hari itu panas banget. Habis itu gue Lilie dan Cici duduk di kursi yang memang di letakkan di bawah pohon.
“Cill, Lilie ya ampun kalian itu yah kuat banget panas begini” cici keliatannya kepanasan mukanya merah udah kayak udang rebus hehe
“iya ci, habis pasar disini keren yang di jual juga lucu-lucu ci” saat gue mau mencoba berdiri kepala gue terasa berat sekali dan gue gak inget apa-apa yang gue tau semua belanjaan gue jatuh dan bumi gelap.

TO BE CONTINUE-----